Jakarta dan Perjalanan Hidupku

Seiring dengan berjalannya kehidupan saya, pasti ada sesuatu yang sangat berharga dan mendukung jalannya hidup ini. salah satu hal yang menjadi pendukung jalannya hidup insan manusia yaitu tempat tinggalnya atau biasa kita kenal dengan sebutan rumah.

Di masa kecil saya, saya lahir di Garut, Jawa Barat tepatnya di Perumahan pataruman, Tarogong. saya tinggal kurang lebih 1 tahun disana. kebetulan kedua orang tua saya asli garut (asgar), ayah saya dari Tarogong dan ibu saya dari Wanaraja. jelas bahwa saya adalah anak asli turunan Garut.

Diumur saya yang baru beranjak balita, ayah saya mencoba mengais rezekinya di ibu kota. ayah saya membawa kami pergi pindah ke Jakarta untuk mencoba menjalani kehidupan yang baru disana. kota pertama yang saya duduki di kota Jakarta itu, tepatnya di daerah Ulujami, pesanggrahan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. saya tinggal di sebuah kontrakan sederhana yang dikelilingi tetangga-tetangga yang ternyata sama-sama merantau dari daerahnya untuk mencoba mengais rezeki di ibu kota itu.

Di ulujami, saya juga berpindah-pindah kontrakan. sekitar empat kontrakan yang sudah kami tempati di daerah yang sama. disana saya sekolah di salah satu TK (taman kanak-kanak) yang bernama TK At-taqwa. saya menjalani masa bermain saya di TK itu selama setahun. setelah itu, saya melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih serius, yaitu SD (sekolah dasar) namanya itu SDN 02 Ulujami. di SD itu, saya hanya menjalani proses belajar saya kurang lebih dua tahun. dikarenakan ayah saya mengajak kami pergi ke Garut untuk kembali menjalani hidup di kampung halaman kami.tepatnya di rumah nenek dari ibu saya di daerah Wanaraja.

Selama di Garut, tidak lama memang saya menjalani hidup disana. kurang lebih sekitar enam bulan. yang mana saat itu, saya sedang duduk di bangku SD kelas 3 dan adik saya duduk dibangku kelas 1 di SDN 04 Sindang ratu. saat itu saya dan adik saya menjalani sekolah hanya setengah semester diakhir-akhir kelas 3 saya. saya pun dinyatakan naik kelas ke kelas 4 SD. lagi-lagi karena urusan pekerjaan ayah saya yang selalu berpindah-pindah, keluarga kami pun kembali pindah rumah ke Jakarta.

Pada saat liburan sekolah, saya pindah ke Ciganjur,Jagakarsa, Jakarta Selatan. disana pun kami masih tinggal disebuah kontrakan sederhana. karena mengingat saya dan adik saya harus sekolah, ayah sayapun mencarikan saya SD. akhirnya, saya keterima di SDN 06 Petang. saya tinggal di sebuah kontrakan sedernaha didekat RS.Sibroh Malisi. disana saya tinggal tidak lama, saya pindah ke daerah dekat dari kontrakan itu,tepatnya di Jl.Warung silah. saya tinggal seperti biasa di sebuah kontrakan, tapi kali kontrakannya cukup luas dan besar. entah apa yang membuat ayah saya ingin pindah dari sana, dan ayah saya kembali mencari tempat tinggal yang lain.

Sampai akhirnya, ayah saya berhasil menemukan rumah di daerah Cikarang, Jawa Barat. dan ternyata rumah saya yang bernama perum. Kota Serang Baru blok E22 no.5 inilah rumah pertama keluarga saya yang berstatus rumah pribadi kami.(tentunya bukan kontrakan lagi). entah apa yang membuat kami tertarik untuk tinggal di daerah Bekasi yang terkenal dengan panasnya yang terik dan polusi udara dari pabrik-pabrik disetarnya.

Tapi saya yakin, bahwa Allah telah mentakdirkan keluarga saya untuk tinggal di daerah Cikarang ini pasti ada hikmahnya. walaupun keluarga saya sudah mencari-cari rumah dimana pun, kalau Allah menakdirkan kami harus tinggal di bekasi, ya pasti kita harus tinggal di bekasi. dan ternyata Allah menakdirkan kami tinggal di Cikarang, Bekasi hingga hari ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s